Hadapi mantan juara kelas bantam UFC, Petr Yan, peremuk klan Nurmagomedov, Merab Dvailishvili ingin menang kilat.
Rencananya, pertarungan akbar ini akan diselenggarakan bulan Desember mendatang.
Dvalishvili bisa dibilang sebagai salah satu petarung paling aktif sepanjang tahun 2025.
Bagaimana tidak? Duel kontra Yan besok akan menjadi pertarungan keempatnya pada tahun ini.
Menariknya, jagoan yang sempat mengalahkan Umar Nurmagomedov pada Januari lalu tersebut mengaku ingin menang cepat.
Tidak ada satu petarung pun yang bisa mengalahkan Yan lewat kuncian maupun KO sebelumnya.
Hal itulah yang menjadi motivasi Dvalishvili pada pertarungan nanti.
“Kemanangan finish akan sangat bagus,” ujarnya, dilansir Juara.net dari MMA Junkie.
“Tetapi, kita semua tahu bahwa tidak ada yang bisa mem-finish Petr Yan.”
“Dia pernah kalah split decision sebelumnya, kemudian ada kekalahan angka mutlak dari saya.”
“Di samping itu, kekalahan-kekalahan lain dipetik lawan dari perhitungan angka. Oleh karenanya, dia sangat hebat.”
“Pada akhirnya, saya hanya mau fokus pada bentrokan.”
“Datang dengan kondisi terbaik dan memenangkan pertarungan. Itulah yang saya ingin lakukan….”
“Namun, harus diakui kemenangan finish akan bagus,” sambung Dvalishvili.
Seperti yang disebut sebelumnya, kedua petarung ini sempat dipertemukan UFC pada tahun 2023 silam.
Kala itu, Yan harus bertekuk lutut usai berjuang selama lima ronde penuh.
Andai menangi bentrokan ulangan besok, dominasi Dvalishvili di kelas bantam akan semakin kokoh.
Menariknya, peremuk klan Nurmagomedoov ini tak mau buru-buru memikirkan pindah divisi.
“Pertama-tama, saya ingin menyapu bersih petarung di divisi saya dahulu,” tegasnya.
“Setelah itu, baru bisa kita bahas soal bergeser ke kelas lain dan sebagai macamnya.”
“Saya pribadi ingin membereskan tugas-tugas saya lebih dulu…”
“Di depan saya ada duel ke-4 saya tahun ini, yakni menghadapi mantan juara, Petr Yan.”
“Saya ingin fokus untuk bentrokan tersebut.”
“Kemudian, mari kita lihat siapa yang akan menjadi lawan saya berikutnya di divisi ini,” tambah Dvalisvhili.





