Ada petarung yang mengharapkan kekalahan Islam Makhachev pada UFC 322.
Makhachev dijadwalkan hadapi Jack Della Maddalena pada 16 November mendatang di New York, Amerika Serikat.
Sabuk juara kelas welter bakal mereka perebutan lewat bentrokan tersebut.
Seiiring dengan jadwal duel yang kian mepet, sejumlah komentar menarik terus bermunculan.
Jagoan kelas ringan UFC, Paddy Pimblett ikut memberikan reaksi ihwal pertarungan ini.
Pimblett secara terang-terangan mengharapkan kekalahan dari Makhachev.
Dia yakin betul Della Maddalena punya kesempatan untuk mengalahkan rekan Khabib Nurmagomedov tersebut.
Apalagi andai dia bisa memaksa Makhachev jalani adu gebukan bukan duel bawah alias gulat.
“Saya harap Jack menghabisi dia,” ujarnya, dilansir Juara.net dari Championat.
“Della Maddalena adalah petarung dengan teknik tinju yang lebih bagus…”
“Kalau dia bisa mempertahankan duel tetap adu jotosan, maka dia bisa melakukannya.”
“Saya harap, hal itu benar-benar akan terjadi,” sambung Pimblett.
Pimblett sepertinya punya dendam tersendiri kepada sosok Makhachev.
Sosok yang pernah menjadi rekan sparing petarung asal Indonesia, Jeka Saragih itu menyoroti momen Makhachev melayangkan kritikan.
“Islam beberapa waktu lalu sempat berkata: ‘Siapa petarung yang dikalahkan Paddy?'” tuturnya.
“Dia mendapatkan duel perebutan gelar hanya karena mengalahkan Bobby Green.”
“Padahal, orang itu saya kalahkan lebih cepat dari dia mengalahkannya.”
“Saya punya pesan untuk dia (Makhachev). Hei, keparat kecil, bagaimana kalau kau kembali ke kelas ringan?”
“Saya akan menghancurkan wajah Anda juga,” tambah Pimblett.
Sebagai tambahan informasi, Pimblett terakhir bertarung pada bulan Aprili kemarin.
Disabung jagoan yang kerap menyuguhkan duel habis-habisan, Michael Chandler, dia menang lewat TKO.
Hasil positif tersebut memperpanjang rekor kemenangan beruntunnya menjadi tujuh kali.





