Datang langsung menyaksikan UFC Abu Dhabi, eks juara kelas ringan, Islam Makhachev dibuat merinding karena satu momen KO.
Jadwal tarung yang mentas Sabtu di Etihad Arena, Abu Dhabi atau Minggu (27/7/2025) waktu Indonesia itu berlangsung meriah.
Empat kemenangan kilat terjadi dari total 12 bentrokan yang dipentaskan.
Salah satu KO bahkan sampai membuat Makhachev yang menonton langsung merasa merinding.
Hal itu diakui sang mantan juara kelas ringan setelah hajatan UFC Abu Dhabi.
Makhachev menyoroti KO yang dilakukan oleh petarung kelas welter sekaligus rekannya, Muslim Salikhov.
Pada hajatan tersebut, Salikhov disabung melawan jagoan asal Brasil, Carlos Leal.
Pria berjulukan Si Raja Kung Fu ini tak butuh waktu lama untuk membuat musuhnya merana.
Pukulan counter kerasnya yang mendarat tepat di kepala langsung membuat Leal terkapar di kanvas.
Menurut Makhachev, Salikhov memang petarung yang selalu berbahaya untuk lawan-lawannya.
SALIKHOV DROPPED LEAL 🤯 #UFCABUDHABI pic.twitter.com/zZObhwHBtW
— ESPN MMA (@espnmma) July 26, 2025
“Salikhov selalu saja berbahaya,” tuturnya, dilansir Juara.net dari Championat.com.
“Selamat, Anda sudah melakukan hal yang luar biasa!”
“Sungguh saya sampai merinding (melihat KO yang dilakukan Salikhov)” sambung Makhachev.
Kemenangan atas Leal melanjutkan tren positif Si Raja Kung Fu yang tak terkalahkan dalam tiga bentrokan terakhirnya.
Pada bulan November lalu, dia juga menang kilat lewat TKO saat menghadapi Song Kenan.
Tak butuh waktu lama bagi Salikhov untuk menentukan lawan selanjutnya.
Dalam wawancara usai duel UFC Abu Dhabi, dia menantang petarung veteran lain, Stephen Thompson.
“Hei, Wonderboy (julukan Thompson) saya ingin bertarung melawan Anda,” katanya.
“Mari kita berduel,” sambung Salikhov singkat.
Tantangan tersebut ditanggapi dengan cepat oleh Thompson lewat media sosial.
Jagoan asal Amerika Serikat itu menerima tantangan Salikhov dan menegaskan kesiapannya untuk bertarung.
“Salikhov adalah wakil dari kami petarung-petarung veteran,” tulisnya.
“Respek. Mari kita berduel,” tambah Thompson.






